{"id":68985,"date":"2023-02-11T17:47:38","date_gmt":"2023-02-11T10:47:38","guid":{"rendered":"https:\/\/paitoidncash.com\/?p=68985"},"modified":"2023-02-11T17:47:39","modified_gmt":"2023-02-11T10:47:39","slug":"vagina-bisa-kendur-akibat-kebanyakan-berhubungan-seksual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/vagina-bisa-kendur-akibat-kebanyakan-berhubungan-seksual\/","title":{"rendered":"Vagina Bisa Kendur akibat Kebanyakan Berhubungan Seksual?"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada banyak mitos dan kesalahpahaman yang beredar seputar\u00a0vagina, dan sayangnya, banyak orang juga mempercayainya. Misalnya, banyak orang percaya bahwa terlalu sering\u00a0berhubungan seks\u00a0dapat menyebabkan vagina menjadi kendur. Selain itu, di beberapa tempat, terdapat kepercayaan bahwa tidak memiliki\u00a0vagina yang sempit\u00a0adalah tanda bahwa seorang perempuan sudah tidak <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">perawan<\/a>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, apakah pernyataan ini tepat? Agar kamu tidak ikut-ikutan mempercayai mitos, kali ini kita akan membahas faktanya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Apa itu vagina kendur?<\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.idntimes.com\/content-images\/community\/2023\/01\/pexels-deon-black-5915410-5325d04a68d88ac3db35f4d98aa13a53-5eac61fc91899d6954754e2f211b68de.jpg\" alt=\"Benarkah Vagina Bisa Kendur akibat Kebanyakan Berhubungan Seksual?\"><\/p>\n\n\n\n<p>Vagina adalah saluran yang terbentang dari vulva sampai leher rahim. Area ini terdiri dari otot-otot yang bersifat elastis yang akan meregang saat ada sesuatu yang melewatinya, lalu kembali ke bentuk semula dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Vagina kendur atau<em>\u00a0<a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vaginal laxity<\/a><\/em>\u00a0adalah kondisi di mana vagina seorang perempuan menjadi kurang elastis dan kendur. Dijelaskan laman\u00a0<em>Login to Health,<\/em>\u00a0ini terjadi karena hilangnya tonus otot di vagina dan bisa disebabkan beragam hal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Cara kerja vagina<\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.idntimes.com\/content-images\/community\/2023\/02\/pexels-deon-black-5915754-5325d04a68d88ac3db35f4d98aa13a53-a48816fea39fe16e41e7392544c9e341.jpg\" alt=\"Benarkah Vagina Bisa Kendur akibat Kebanyakan Berhubungan Seksual?\"><\/p>\n\n\n\n<p>Saat seorang perempuan diberi rangsangan atau dalam keadaan terangsang, otot dasar panggul akan relaks atau mengendur. Mengendurnya otot ini berfungsi untuk mempersiapkan<a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> seks penetrasi<\/a>, dilansir laman\u00a0<em>Medical News Today.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Vagina sedikit terbuka sebelum, selama, dan setelah berhubungan seks. Sama seperti mulut yang terbuka saat menguap atau makan, kemudian segera kembali ke bentuk semula.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mencoba variasi posisi seksual terkadang dapat mengubah seberapa kencang atau longgarnya vagina. Ini selanjutnya meningkatkan kepuasan <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">seksual <\/a>bagi kedua pihak. Tidak ada bukti bahwa seks menyebabkan mengendurnya vagina dari waktu ke waktu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Penyebab perubahan pada vagina<\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.idntimes.com\/content-images\/community\/2023\/01\/womanizer-toys-1e3-lykjsfs-unsplash-5325d04a68d88ac3db35f4d98aa13a53-fe0eb2e66b13c60eed2d4885c30de47e.jpg\" alt=\"Benarkah Vagina Bisa Kendur akibat Kebanyakan Berhubungan Seksual?\"><\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua hal utama yang memengaruhi elastisitas <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vagina<\/a>, yaitu usia dan persalinan. Sementara, sering berhubungan seks tidak akan menyebabkan area tersebut kehilangan kelenturannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring waktu, persalinan dan usia berpotensi menyebabkan vagina sedikit mengendur secara alami, dikutip dari laman\u00a0<em>Healthline.<\/em>\u00a0Perempuan yang pernah menjalani lebih dari satu kali persalinan pervaginam cenderung memiliki otot <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vagina <\/a>yang melemah. Begitu juga dengan penuaan, yang dapat menyebabkan vagina sedikit meregang, terlepas dari apakah seseorang sudah pernah melahirkan atau belum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Gejala vagina kendur<\/h2>\n\n\n\n<p>Vagina terletak di dalam tubuh. Jadi, kamu tidak dapat melihat apakah ia sudah kendur atau tidak. Namun, kamu mungkin memperhatikan sejumlah gejala yang mungkin berdampak negatif pada kualitas hidup. Berikut adalah beberapa gejala utama vagina kendur dilansir laman&nbsp;<em>Cadogan Clinic<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Berkurangnya kenikmatan seksual<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Keluhan ini banyak dilaporkan oleh perempuan setelah melahirkan, yang dapat disebabkan oleh melonggarnya <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vagina<\/a>. Kondisi ini selanjutnya dapat memicu rasa frustrasi dan kecemasan. Masalah ini bisa menjadi lebih buruk saat seorang perempuan memiliki luka akibat melahirkan dan belum sembuh dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Inkontinensia urine<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Otot-otot dasar panggul yang meregang dapat menyebabkan inkontinensia urine, serta membuat beberapa perempuan merasakan dorongan terus-menerus untuk pergi ke toilet. Hal ini dapat bervariasi dalam tingkat keparahan. Inkontinensia ringan biasanya dapat diatasi dengan latihan dasar panggul, sementara kasus yang parah mungkin memerlukan intervensi bedah.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Prolaps organ panggul<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Salah satu risiko nyata dari kendurnya otot <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vagina <\/a>adalah kemungkinan terjadinya prolaps organ panggul. Masalah ini terjadi saat satu atau lebih organ di panggul, yaitu rahim, usus, kandung kemih, atau bagian atas vagina, tergelincir ke bawah. Mereka kemudian keluar dari posisi normalnya sehingga menonjol ke dalam vagina.<\/p>\n\n\n\n<p>Prolaps organ panggul memiliki skala dari 1 sampai 4, tergantung pada tingkat keparahannya. Semakin parah prolaps, semakin besar kemungkinan membutuhkan pembedahan&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Cara mengencangkan otot panggul<\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.idntimes.com\/content-images\/community\/2023\/02\/pexels-cottonbro-studio-6768314-5325d04a68d88ac3db35f4d98aa13a53-ca94611e6ee51f74f932a0b3946aada4.jpg\" alt=\"Benarkah Vagina Bisa Kendur akibat Kebanyakan Berhubungan Seksual?\"><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah latihan yang dapat dilakukan untuk mengencangkan otot panggul dilansir laman&nbsp;<em>Health Shots:<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Latihan memiringkan panggul<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Berdirilah dengan posisi bahu dan pantat menempel ke dinding. Pastikan lutut tidak terlalu kencang.<\/li>\n\n\n\n<li>Tarik pusar ke arah dalam. Punggung dalam posisi rata dengan dinding.<\/li>\n\n\n\n<li>Kencangkan pusar selama sekitar empat detik, kemudian lepaskan.<\/li>\n\n\n\n<li>Ulangi cara ini 10 kali, dan lakukan hingga 5 kali sehari.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Kerucut vagina<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Selipkan kerucut paling ringan ke dalam <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vagina<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Kencangkan otot dan biarkan kerucut tetap di dalam selama sekitar 15 menit. Lakukan ini dua kali sehari.<\/li>\n\n\n\n<li>Kamu dapat menambah berat kerucut, berdasarkan tingkat kenyamanan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Jadi, sudah jelas bahwa berhubungan <a href=\"https:\/\/idncash.id\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/idncash.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">seksual <\/a>sebanyak apa pun tidak akan menyebabkan vagina menjadi kendur. Penyebab utama dari vagina kendur adalah penuaan atau persalinan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak mitos dan kesalahpahaman yang beredar seputar\u00a0vagina, dan sayangnya, banyak orang juga mempercayainya. Misalnya, banyak orang percaya bahwa terlalu sering\u00a0berhubungan seks\u00a0dapat menyebabkan vagina menjadi kendur. Selain itu, di beberapa tempat, terdapat kepercayaan bahwa tidak memiliki\u00a0vagina yang sempit\u00a0adalah tanda bahwa seorang perempuan sudah tidak perawan.\u00a0 Namun, apakah pernyataan ini tepat? Agar kamu tidak ikut-ikutan mempercayai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68989,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[919,533,768,522,774,951,367,886],"class_list":["post-68985","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bandarjuditerpercaya","tag-bandaronline","tag-bandarterpercaya","tag-hubungan-sex","tag-judionline","tag-seks","tag-sex-dry","tag-slotgacor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68985","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68985"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68985\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68988,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68985\/revisions\/68988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paito-idncash.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}